Lombok Real Wonder For Honeymooners

Traveljunkieindonesia.com – Blog posting kali ini adalah artikel untuk Majalah diRadio Hardrock Radio Bali, edisi 9 Mar-Apr 2011. Yang pasti saya sangat suka sekali karena majalah diRadio edisi 9 ini sangat exotic khas Indonesia. I love this cover! Dan, tentunya saya senang bisa menyebarkan virus “Explore Indonesia” untuk pembaca diRadio. Berikut artikelnya:

Honeymooners, jika ingin merasakan suasana yang lebih romantis saat berbulan madu, tidak ada salahnya jika Anda mencoba Lombok Real Wonder.

Gili Air

Dalam bahasa Lombok, gili berarti pulau kecil. Tiga gili di utara kota Mataram; Air, Meno, dan Trawangan; telah sejak lama menjadi magnet pariwisata Bali’s sister island ini. Honeymooners bisa puas mengisi paru-paru romantik kalian dengan udara bersih karena tidak ada kendaraan bermotor yang beroperasi di tiga pulau ini. Modal transportasi yang digunakan hanya sepeda dan kereta kuda atau yang biasa disebut cidomo. Gili Air merupakan pulau terdekat dengan luas 175 ha. Pasir putih membentang dengan air laut bening bergradasi membuat siapa pun tak sabar ingin menceburkan diri. Aktivitas air yang bisa dilakukan di sini yaitu snorkeling atau menyelam di Wall Gili Air di sebelah barat pulau. Yang tidak ingin basah tetap bisa menikmati keindahan bawah airnya menggunakan glass bottom boat. Berkeliling pulau menggunakan cidomo jadi alternatif lain yang juga menyenangkan. Sepinya Gili Air sangat cocok untuk honeymooners sambil merasakan serunya pasir putih dan merasakan pesona keintiman dan keeksotisan Lombok.

Fast Track: Gili Air bisa dicapai menggunakan perahu dari Pelabuhan Bangsal selama 30 menit.  Tarif sewa perahu Rp. 150.000, jika mau menunggu perahu penuh per kepala dikenakan biaya Rp. 10.000 satu kali jalan. Sewa cidomo keliling pulau Rp. 40.000.

Gili Nanggu

Gili Nanggu memang tidak popular dibanding Gili Trawangan atau Gili Air. Namun justru berkat statusnya yang minim pamor itulah ia jadi menarik untuk Honeymooners. Satu yang pasti, pesisir maupun area diving di pulau ini relatif aman dari serbuan turis, jadi cocok untuk Honeymooners bisa leluasa.

Gili Nanggu terletak sekitar 60 kilometer sisi barat daya Mataram, terapit oleh Gili Tangkong dan Gili Sudak. Dengan luas hanya 12,5 hektare, pulau ini bisa habis dijelajahi dalam waktu sehari. Hamparan pasir putih dan papan bertuliskan ”Welcome to Gili Nanggu” menyambut pengunjung di dermaga. Suasana pulau sangat hening. Tak banyak orang berkeliaran, baik warga lokal mau-pun traveler asing. Sepi, indah, dan asri, tak heran pulau ini dijuluki paradise island.

Hanya ada satu penginapan di sini, yakni Gili Nanggu Cottages & Bungalow. Desain bangunannya mengadopsi arsitektur rumah tradisional Sasak, suku asli Lombok. Bentuknya rumah panggung dengan atap mirip kubah. Tak ada televisi di dalam cottage. Hiburan yang tersedia adalah panorama laut dengan air berwarna turkois yang bisa disaksikan langsung lewat jendela. Mesin pendingin ruangan juga tidak tersedia, sebab tiupan angin laut senantiasa siap menyejukkan tubuh Anda kapan saja dibutuhkan.

Fast Track: Gili Nanggu dapat dicapai menggunakan perahu motor selama 15 menit dari Pelabuhan Tawun. Opsi rute lainnya adalah lewat Pelabuhan Lembar dengan waktu tempuh kira-kira 20 menit.

Sekotong

Lombok merupakan produsen mutiara berkategori south sea pearl (jenis terbaik) yang berjasa menempatkan Indonesia dalam daftar negara penghasil mutiara terbesar di dunia, bersama Australia, Cina, dan Jepang. Dari semua pusat peternakan mutiara di Lombok, Sekotong adalah yang paling masyhur.

Daerah ini masih tergolong asri. Hamparan pasir putih dan hutan lebat membalut pulau tanpa banyak terusik oleh kehadiran bangunan. Hanya segelintir resor dan penginapan yang berdiri di sini, beberapa masih dalam tahap konstruksi. Kalau pun ada pengunjung, paling hanya orang-orang sekitar yang datang untuk menyalurkan hobi memancing.

Satu alasan kenapa Sekotong minim turis adalah rute untuk menjangkaunya cukup jauh. Traveler harus menyusuri jalan penuh tikungan dari Mataram selama tiga jam lebih, namun terbayar dengan pemandangan nan asri. Selain itu, Sekotong cukup dekat dengan Gili Nanggu. Jadi tidak ada salahnya untuk berkunjung ke Sekotong.

Salah satu modus budidaya mutiara di Sekotong adalah dengan menyuntikkan inti nukleus mutiara ke dalam badan kerang. Jika ingin membeli mutiara, pengunjung disarankan pergi ke kawasan Sekarbela yang berjarak sekitar empat kilometer dari Mataram. Jadikan mutiara sebagai tanda cinta kasih Honeymooners kepada pasangan 🙂

Kuta Lombok

Kawasan ini terkenal akan koleksi pantainya yang menawan. Bisa dibilang, Kuta adalah alasan kenapa Lombok jadi tujuan liburan para pencinta pantai. Honeymooners bisa puas bermesraan sambil menikmati pasir putih, birunya air laut, hijaunya bukit-bukit, dan eksotiknya suasana lombok selatan ini.

Pantai yang wajib dikunjungi di kawasan kuta lombok antara lain Pantai Seger, Pantai Tampa, Pantai Mawun, dan Tanjung Aan. Jika beruntung Anda dapat melihat Siluet Gunung Rinjani dengan jelas dari kejauhan. Hampir semua pantai di selatan Lombok diberkahi ombak besar, dan Tanjung Aan adalah salah satu yang terindah. Garis pantai yang panjang dengan gradasi air laut yang menawan membuatnya jadi favorit traveler. Bukit yang menjulang di tengah membelah pantai ini menjadi dua bagian. Uniknya, kedua bagian tersebut memiliki tekstur pasir yang berbeda, berbentuk butiran merica di satu sisi, dan sehalus bedak di sisi lainnya. Jika Tanjung Aan jadi yang terindah, maka Pantai Gerupuk adalah surganya para surfer. Terletak di timur Kuta, pantai ini adalah langganan kaum penakluk ombak.

Honeymoon Anda pun akan semakin lengkap dengan Massage tradisional yang menggabungkan peregangan dan teknik tekanan untuk meredakan ketegangan, meningkatkan aliran darah, mengurangi stres dan menenangkan pikiran, selama 60 menit di pantai sambil menikmati indahnya sunset Kuta Lombok.

Fast Track: Kuta terletak di pesisir selatan pulau Lombok. Cara paling praktis untuk mengeksplorasinya adalah dengan menyewa mobil (Rp. 150.000) atau sepeda motor (Rp. 50.000), sebab transportasi umum masih sangat terbatas.

When to Go
Lombok memiliki banyak perayaan budaya yang menarik: Bau Nyale di Februari; Festival Senggigi di Juli; dan Perang Topat di antara November dan Desember. Musim panas sekitar Mei – September adalah waktu yang ideal untuk menjelajahi kawasan pesisir.

 

Jadi sekarang, letakkan peta Lombok dan amati baik-baik. Sudah waktunya untuk membuat itinerary honeymoon sendiri. Pergi dan nikmati indahnya Lombok dengan sempurna untuk mengungkap rahasianya, rasakan koneksi dengan alam, budaya, musik, makanan, dan tertawa bersama penduduk lokal.

Explore Lombok Real Wonder

Artikel ini seperti juga yang dimuat dalam Majalah diRADIO 9th edition, Mar – Apr 2011.

Follow TJ on Twitter @TravelJunkieID

SHARING IS CARING
Share on Google+Share on LinkedInTweet about this on TwitterPin on PinterestShare on Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *